Minggu, 20 September 2020

TUGAS PRAKTIKUM MINGGU 2 EKONOMI PRODUKSI

 1. Jelaskan mengapa fungsi produksi dikatakan sebagai suatu fungsi yang menghubungkan output dan input secara teknis ?

Secara umum fungsi produksi adalah hubungan fungsional atau sebab akibat antara input dan     output. Dalam hal ini input sebagai sebab, dan output sebagai akibat. Atau input sebagai variabel bebas dan output sebagai variabel tak bebas.Hubungan antara jumlah output dengan jumlah input yang dipergunakan dalam produksi. Input produksi dikenal juga dengan faktor-faktor produksi, dan output produksi dikenal juga dengan jumlah produksi. Fungsi atau persamaan fungsi produksi yang menyatakan hubungan antara tingkat output dengan tingkat pengunan input-input. Hubungan antara jumlah output dengan jumlah input yang dipergunakan dalam produksi. suatu fungsi atau persamaan yang menunjukkan hubungan fisik atau teknis antara faktor-faktor yang dipergunakan dengan jumlah produk yang dihasilkan per satuan waktu, tanpa memperhatikan harga, baik harga faktor-faktor produksi maupun harga produk. jumlah output tergantung dari kombinasi penggunaan modal, tenaga kerja, dan bahan mentah. Semakin tepat kombinasi input, semakin besar kemungkinan output dapat diproduksi secara maksimal.

 

2. Jelaskan istilah-istilah berikut dan bagaimana fungsi matematiknya dalam ekonomi produksi pertanian :

a.      TPP (Total Physical Product)

Total produk yaitu jumlah produk yang diproduksi selama periode waktu tertentu, dengan menggunakan semua FP yang dibutuhkan dalam proses produksi.

TP= Y

b.      APP (Average Physical Product) = Produk rata-rata (PR)

Produk rata-rata yaitu produk total per satuan input variable.

PR =TP / Level input

c.      MPP = Marginal Physical Product = Marginal Product (MP) = Produk Marginal (PM)

Marginal produk yaitu perubahan dalam produksi total jika kita menambah penggunaan satu satuan input variable.

PM = d TP / d.level input = ( ∆ Y / ∆ X )

d.      TVP = Total Value Product = Total Revenue (TR) = Nilai Produk (NP)

TR merupakan penerimaan total produsen yang diperoleh dari hasil penjualn outputnya.

TR= TP x Harga Produk

e.       MVP = Marginal Value Product = Nilai Produk Marginal (NPM)

Nilai Produk Marginal merupakan input marjinal produk dikali dengan harga ouput.Sebuah perusahaan kompetitf yang memaksimalkan laba akan merekrut tenaga kerja sampaipada suatu titik di mana nilai produk marjinal tenaga kerja sama dengan upah.

NPM = PM x Harga Produk.

f.       MR = Marginal Revenue = Pendapatan Marginal (PM)

Marginal revenue mengindikasikan seberapa besar pendapatan meningkat dari penjualan unit tambahan dari barang atau jasa perusahaan. Untuk menghitung marginal revenue bisa dilakukan dengan membagi perubahan total revenue dengan perubahan total barang yang dijual.

PM = dTR /d TP 

 

3. Bila diketahui fungsi produksi Q=X+4X2 – 0,2 X3 . Hitunglah :

a. MPP dan APP

b. Nilai X pada saat MPP, APP maksimum

c. Nilai X pada saat MPP=APP

d. Gambarkan kurva APP dan MPP

X

Q

APP

    MPP

1

4,8

4,8

8,4

2

16,4

8,2

14,6

3

33,6

11,2

20,6

4

55,2

13,8

23,4

5

105

21

26

 


 


4. Apakah hukum kenaikan hasil yang makin berkurang berlaku pada fungsi-fungsi produksi berikut ini?

a.       y = x 0,2

b.      y=3x

c.       y=x 3

d.      y=6x-0,10x2

Hukum The Law Of Dimishing Return menyatakan bahwa jika salah satu faktor produksi ditambah terus-menerus maka produksi total akan bertambah terus (dengan pertambahan semakin mengecil) sampai total produksi mencapai tingkat maksimum dan bila di tambah lagi, maka produksi total akan semakin berkurang. 


Jumat, 11 September 2020

Kamis, 10 September 2020

"PENGERTIAN,TUJUAN DAN PERMASALAHAN PADA EKONOMI PRODUKSI" {TUGAS MINGGU 1}

*EKONOMI DAN EKONOMI PRODUKSI*

1.   Pengertian Ekonomi dan Ekonomi Prooduksi

          Pengertian ekonomi menurut bahasa Yunani adalah Oikos dan Nomos. Oikos yang berarti rumahtangga dan nomos yang berarti peraturan. Ekonomi dapat diartikan sebagai kegiatan manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi.Banyak definisi dari istilah ekonomi. KBBI menjelaskan bahwa ekonomi merupakan ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, serta pemakaian barang-barang juga kekayaan, seperti hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan.Para ahli pun memiliki definisinya sendiri atas ekonomi. Penerima Nobel bidang ekonomi Paul A. Samuelson menyebut bahwa ilmu ekonomi adalah studi tentang membuat pilihan, dengan atau tanpa menggunakan uang, dalam menggunakan sumber daya produksi yang terbatas. motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk melakukan kegiatan ekonomi. 

      Berikut ini adalah beberapa motif dalam ekonomi secara umum :

     1. Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini umumnya dilakukan oleh konsumen, misalnya membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk).

     2.  Motif mencari keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, misalnya menjual kebutuhan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.

     3.  Motif penghargaan.

     4.  Motif mendapatkan kekuasaan.

     5. Motif sosial atau tolong-menolong.

Dalam ilmu ekonomi terdapat beberapa prinsip yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

a. Prinsip Produksi

Pengertian prinsip produksi dalam ekonomi adalah perekonomian memiliki peran dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

b. Prinsip Distribusi

Pengertian prinsip distribusi dalam ekonomi adalah kegiatan penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini harus dilakukan dengan perhitungan waktu yang baik agar produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

c. Prinsip Konsumsi

Pengertian prinsip konsumsi dalam ekonomi adalah segala aktivitas penggunaan suatu produk yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

    Ekonomi produksi adalah suatu kegiatan ekonomi yang mengubah input menjadi output yang bernilai tambah. Produksi mengacu pada jumlah unit yang diproduksi perusahaan selama periode waktu tertentu. Dalam ekonomi mikro, perusahaan yang beroperasi secara efisien harus memperoleh pengetahuan yang baik tentang total produk, produk marginal, dan produk rata-rata. Pengetahuan tersebut berguna untuk membuat keputusan operasional yang lebih baik.

a. Produksi jangka pendek mengacu pada total output yang dapat dicapai perusahaan dalam periode waktu yang lebih pendek. Lamanya jangka waktu tergantung pada seberapa cepat perusahaan dapat membuat perubahan faktor produksi yang bersifat tetap. Faktor produksi tersebut mencakup mesin, ukuran pabrik, manajemen atau jumlah pabrik. 

b. Produksi jangka panjang mengacu pada output yang dapat dicapai perusahaan setelah membuat perubahan pada mesin, pabrik, ukuran pabrik, dan struktur modal. Artinya, semua faktor produksi bersifat variabel. Faktor-faktor tersebut biasanya membutuhkan lebih banyak waktu diubah. Seberapa lama perubahan tersebut? Tergantung pada karakteristik industrinya.

c. Indikator dalam ekonomi produksi dalam ekonomi mikro, ada tiga indikator utama yang dapat digunakan untuk melacak output sehubungan dengan faktor produksi yang digunakan. Indikator tersebut adalah: 

  •       Total produk
  •       Produk rata-rata
  •       Produk marginal

      maka asumsi-asumsi yang akan digunakan adalah :

  • Pasar dalam kondisi persaingan sempurna 
  • Proses produksi adalah monoperiodik
  • Semua input dan output yang digunakan petani produsen adalah homogen, tidak ada   perbedaan kualitas
  • Fungsi produksi telah tertentu dan secara matematis kontiyu serta dapat diturunkan dua kali
  • Hubungan antara input dan output dapat diketahui secara pasti

2. Gambar Skematis Permasalahan Ekonomi Produksi


3. Tujuan Ekonomi Produksi Dalam Agribisnis

Ilmu ekonomi produksi pertanian khusunya agribisnis mengkaji teori-teori ekonomi yang berkaitan dengan produksi komoditas pertanian. Beberapa fokus kajian yaitu :  

1) Tujuan yang melatar belakangi perilaku produksi pertanian. Pada umumnya pakar ekonomi produksi pertanian mengasumsikan tujuan produksi pertanian adalah memaksimalkan profit. Dengan demikian pengukuran biaya dan penerimaan usahatani menjadi hal penting. Namun fakta menunjukkan bahwa tujuan pribadi petani sebagai manajer usahatani spesifik dan unik. Adakalanya tujuan usahatani adalah mengakumulasi lahan sebagai kapital, memperluas pengaruh sosial dan sebagainya.

2) Pilihan output yang diproduksi. Petani harus menetapkan pilihan komoditi yang akan ditanamnya pada musim tanam tertentu.

3) Membantu pengambil kebijakan (policy maker) dalam menentukan konsekuensi dari berbagai alternatif kebijakan publik terhadap output, profit dan penggunaan sumberdaya dalam usahatani.

4) Mengevaluasi efek perubahan teknologi dan kelembagaan terhadap proses produksi dan penggunaan sumberdaya

5) Mengevaluasi penggunaan teori untuk meningkatkan menajemen usahatani dan memahami perilaku usahatani sebagai suatu unit usaha yang memaksimumkan profit